Minggu, 18 Desember 2016

Kisah inspiratif (2)

KISAH  I N S P I R A S I H I D U P

Seorang Boss pemilik
Bank yang kaya raya,
suatu kali diajak oleh
temannya ke Panti Asuhan.

Namun setelah acara
selesai,hati sang Bankir bergumam :
"Kamu bohong,katanya
kalau aku main kesini,
hati pasti bahagia...!!!"

Dengan langkah lesu,
Iapun kembali kemobilnya,
tetapi tiba² ada seorang
anak perempuan kecil menghampirinya :
"Om mau pulang ya?
Om boleh tidak aku minta ....................Sesuatu?"

Sang Bankir tersenyum,
ia seorang kaya raya,
apa yg tidak bisa dibelinya, apalagi untuk,
.............anak kecil ini ???

"Memangnya kamu mau
minta apa?"
Tanya sang Bankir.

"Om,aku pengen panggil
papa ke Om,boleh kan?"

Sang Bankir kaget,teng gorokannya tersumbat,

ternyata bukan boneka
atau uang yg dimintanya,
hanya sebutan PAPA...!!!
Tanpa terasa hatinya
bergetar: "Boleh,
kamu boleh panggil papa
ke Om," kata sang Bankir.

"Makasiiih papa,
kapan papa datang lagi?
Aku boleh minta 1 lagi ga
....................Ke Papa?"
"Aku minta,kalo papa
datang lagi kesini,
bawa foto papa ya...!!!
Aku mau simpan di kamar,
jadi kalo aku kangen sama
papa,aku bisa lihat foto .................., Papa...!!!"

Dengan berlinang air mata, Bankir itupun sgr memeluk
anak itu,"Besok papa akan datang lagi bawa foto dan
papa akan sering datang
ke sini untuk ketemu
......................kamu...!!!"

Hati sang Bankir sangat bahagia,ia bahagia
.................sekarang...!!!

Ternyata BAHAGIA itu
bukan saat kita memiliki segalanya,melainkan saat
kita bisa "MENGASIHI"
& "MEMBERI" apa yang
kita miliki untuk orang lain,
meski itu hanya sebuah ungkapan KASIH...!!!

*Karena KEBAHAGIAAN*
*TIDAK bisa DIBELI,*
*dengan U A N G...!!!*

Kisah Inspiratif

Seorang anak muda mendaftar untuk posisi manajer di sebuah perusahaan besar. Dia lulus interview awal, dan sekarang akan bertemu dengan direktur untuk interview terakhir.

Direktur mengetahui bahwa dari CV-nya, si pemuda memiliki akademik yg baik. Kemudian dia bertanya" apakah kamu mendapatkan beasiswa dari sekolah ?" Kemudian si pemuda menjawab tidak.
"Apakah ayahmu yg membayar uang sekolah ?"
"Ayah saya meninggal ketika saya berumur 1 tahun, ibu saya yang membayarkannya"
"Dimana ibumu bekerja ?"
"Ibuku bekerja sebagai tukang cuci."
Si direktur meminta si pemuda untuk menunjukkan tangannya. Si pemuda menunjukkan tangannya yg lembut dan halus.
"Apakah kamu pernah membantu ibumu mencuci baju ?"
"Tidak pernah, ibuku selalu ingin aku untuk belajar dan membaca banyak buku. Selain itu, ibuku dapat mencuci baju lebih cepat dariku."

Si direktur mengatakan "aku memiliki permintaan. Ketika kamu pulang ke rumah hari ini, pergi dan cuci tangan ibumu. Kemudian temui aku esok hari."

Si pemuda merasa kemungkinannya mendapatkan pekerjaan ini sangat tinggi. Ketika pulang, dia meminta ibunya untuk membiarkan dirinya membersihkan tangan ibunya. Ibunya merasa heran, senang tetapi dengan perasaan campur aduk, dia menunjukkan tangannya ke anaknya.
Si pemuda membersihkan tangan ibunya perlahan. Airmatanya tumpah. Ini pertama kalinya dia menyadari tangan ibunya sangat berkerut dan banyak luka.Beberapa luka cukup menyakitkan ketika ibunya merintih ketika dia menyentuhnya.
Ini pertama kalinya si pemuda menyadari bahwa sepasang tangan inilah yg setiap hari mencuci baju agar dirinya bisa sekolah. Luka di tangan ibunya merupakan harga yg harus dibayar ibunya untuk pendidikannya, sekolahnya, dan masa depannya.
Setelah membersihkan tangan ibunya, si pemuda diam2 mencuci semua pakaian tersisa untuk ibunya,
Malam itu, ibu dan anak itu berbicara panjang lebar.

Pagi berikutnya, si pemuda pergi ke kantor direktur.
Si direktur menyadari ada air mata di mata sang pemuda.
Kemudian dia bertanya, " dapatkah kamu ceritakan apa yg kamu lakukan dan kamu pelajari tadi malam di rumahmu ?"
Si pemuda menjawab," saya membersihkan tangan ibu saya dan juga menyelesaikan cuciannya"
"Saya sekarang mengetahui apa itu apresiasi.
Tanpa ibu saya, saya tidak akan menjadi diri saya seperti sekarang. Dengan membantu ibu saya, baru sekarang saya mengetahui betapa sukar dan sulitnya melakukan sesuatu dengan sendirinya.
Dan saya mulai mengapresiasi betapa pentingnya dan berharganya bantuan dari keluarga"

Si direktur menjawab,"inilah yg saya cari di dalam diri seorang manajer. Saya ingin merekrut seseorang yg dapat mengapresiasi bantuan dari orng lain, seseorang yg mengetahui penderitaan orang lain ketika mengerjakan sesuatu, dan seseorang yg tidak menempatkan uang sebagai tujuan utama dari hidupnya"

"Kamu diterima"

Seorang anak yang selalu dilindungi dan dibiasakan diberikan apapun yg mereka inginkan akan mengembangkan " mental ke'aku'an" dan selalu menempatkan dirinya sebagai prioritas.
Dia akan tidak peduli dengan jerih payah orangtuanya. Apabila kita tipe orang tua seperti ini, apakah kita menunjukkan rasa cinta kita atau menghancurkan anak2 kita ?

Kamu dapat membiarkan anak2mu tinggal di rumah besar, makan makanan enak, les piano, menonton dari TV layar besar. Tetapi ketika kamu memotong rumput, biarkan mereka mengalaminya juga. Setelah makan, biarkan mereka mencuci piring mereka dengan saudara2 mereka. Ini bukan masalah apakah kamu dapat memperkerjakan pembantu, tetapi ini karena kamu ingin mencintai mereka dengan benar. Kamu ingin mereka mengerti, tidak peduli seberapa kayanya orangtua mereka, suatu hari nanti mereka akan menua, seperti ibu si pemuda.

Yang terpenting, anak2mu mempelajari bagaimana mengapresiasi usaha dan pengalaman mengalami kesulitan dan belajar kemampuan untuk bekerja dengan orang lain agar se gala sesuatu terselesaikan.

Semoga bisa menginspirasi

Jumat, 16 Desember 2016

Rekening Bank SMB MAITREYA LOKA

Sumber dana untuk pengelolaan dan pengembangan SMB Maitreya Loka berasal dari :
1. Hibah
2. Dana dari umat Buddha
3. Pemerintah

Bagi saudara saudari yang menyadari pentingnya Sekolah Minggu Buddha  Maitreya Loka bagi masa depan anak anak dan untuk menciptakan kader kader yang bermartabat, beretika, beradab dan berbudaya bagi masyarakat dan bangsa dimasa depan.
maka kami membuka kesempatan bagi donatur didalam dan luar negeri yang terketuk hatinya untuk ikut bersumbangsih membantu SMB Maitreya Loka agar kesinambungan SMB bisa terus berjalan dengan baik dan lancar.

berikut nomor rekening SMB Maitreya Loka:

Bank : Bank Rakyat Indonesia (BRI)
No Rekening : 5311-01-023-003-53-4

(mohon sertakan nama pengirim dikolom berita, bukti transfer bisa di foto atau capture ke email: smb.maitreyaloka@gmail.com)
kami akan mengirim kwitansi via email setelah dana diterima.

Semoga Tuhan yang maha esa membalas kebaikan Saudara saudari dengan rahmat dan rezeki yang berlimpah.
sadhu, svaha, sat po ho.


Pengesahan SMB Maitreya Loka di mata Hukum dan Pemerintah

SMB Maitreya Loka telah sah dimata hukum dan perundang undangan RI, dan bernaung dibawah Departemen Agama,  serta pejabat daerah terkait lainnya, hal ini dibuktikan dengan :

1. Tanda daftar SMB NO : B-8780/Kw.02/10/BA.01.1/10/2016 dari Kementrian Agama R.I

2. Izin operasional SMB NO: 204 Tahun 2016

3. SK Pengangkatan NO : 08-15/YPBKCM/IV/2016  dari Yayasan

4. SK Domisili NO: 470/3943/RP-VI/2015 dari kelurahan

Dokumen pendukung lainnya adalah :
5. Akta pendirian Yayasan
6. Pengesahan KEMHUMKAM
7. NPWP
8. Tanda daftar Yayasan

Jumat, 04 November 2016

Tujuan INLA menyelenggarakan Senam Kasih Semesta

Senam Kasih Semesta diselenggarakan dan dibawah naungan INLA (International Nature Loving Association)

Apa sih INLA itu?
Apa sih tujuan INLA?
Apa sih Visi dan Misi INLA?

INLA Indonesia didirikan pada awal tahun 2006. Keanggotaan INLA Indonesia mencakup orang-orang yang berasal dari beragam latar belakang, budaya, dan daerah. Mereka bersatu untuk berjuang nyata mewujudkan masa depan dunia yang lebih baik. Mereka juga datang untuk saling membagi pengalaman dalam kehidupan sebagai manusia yang secara rohaniah terpanggil oleh Sang Mahakuasa. Maka, dedikasi utama kami dalam INLA Indonesia adalah mengarahkan perjuangan setiap anggotanya untuk kembali kepada keindahan kodrati hati nurani. Sebab jika kita bercita-cita untuk mewujudkan keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia yang damai dan bahagia, dari sinilah kita memulainya.

Manusia adalah bagian dari alam. Sebagai individu yang unik, setiap makhluk secara alami berpartisipasi demi kelangsungan sistem, juga saling bergantung satu dengan lainnya. Alam bukan hanya wadah tumbuh dan berkembangnya aneka bentuk kehidupan, namun juga merupakan arena untuk memeragakan keindahan eksistensi serta interaksi mereka. Menyadari pentingnya kesadaran akan eksistensi dan kontribusi alam bagi kelangsungan umat manusia, maka jauh sebelum terdaftar secara resmi sebagai anggota INLA, perjuangan untuk memperkenalkan budaya kasih semesta telah kami rintis melalui berbagai aktivitas sosial dan pelayanan masyarakat.

Kini melalui INLA Indonesia kami berharap dapat meneruskan perjuangan global menghentikan kerusakan lingkungan yang lebih parah dan pemulihan keharmonisan dunia melalui pesan-pesan moral secara lebih aktif dan konsisten. Semoga dengan bertambahnya insan yang kian peduli akan masa depan dunia, maka manusia dan alam akan dapat kembali pada keharmonisan / keseimbangannya yang semula. Manusia yang seimbang tak akan mengantar bencana untuk alam, alam yang seimbang dengan sendirinya tak lagi mendatangkan bencana dan mengembalikan apa yang diberikan manusia kepada manusia.

Salah satu tujuan utama kami adalah merangkul orang-orang yang memiliki kasih semesta. Kami berharap dapat terus menanamkan dan menyemai kesadaran lingkungan dan keharmonisan mental dalam diri manusia. Kami percaya pentingnya pendekatan etika sebagai sebuah fondasi solusi atas problematika alam dan kehidupan. Demikian pula mendesaknya pembinaan nilai-nilai moral dan pendidikan umum sebagai pembangun manusia yang harmoni dengan dirinya sendiri.

Setiap manusia pasti mendambakan terwujudnya masyarakat yang berbudaya, saat dunia menjadi rumah yang nyaman bagi jiwa-jiwa yang bersahabat alam. Setiap manusia rindu akan kelahiran kembali Bumi sebagai planet dimana cinta kasih mendominasi dan vitalitas mengisi. Kami percaya bahwa usaha multinasional diperlukan untuk mewujudkan cita-cita moral ini.

Visi & Misi

Visi dan Misi INLA adalah menyampaikan pesan-pesan moral dan edukatif melalui aktivitas seni-budaya, menggugah manusia untuk berpaling ke sisi spiritualnya demi menemukan perspektif kehidupan yang benar dan menemukan arti keberadaannya di tengah kehidupan.

Tujuan

* Melalui kepedulian terhadap alam, setiap insan akan dapat memancarkan keindahannya sebagai manusia.

* Menghormati serta memulihkan keseimbangan segala bentuk kehidupan di alam.

* Meruntuhkan tembok yang membentang di tengah relasi antar manusia dan memperkenalkan pandangan dunia sebagai keluarga besar.

* Mewariskan ajaran moral kepada generasi penerus.

* Mendorong berkembangnya spirit kebenaran, kearifan, kesatuan, kesetiakawanan, dan keindahan manusia.

* Membangkitkan panggilan membina diri dari dalam diri manusia sehingga nilai-nilai luhur moralitas dapat kembali mendasari relasi antar manusia.

* Menyebarkan spirit yang optimis dan energik.

* Membina generasi muda menjadi insan yang memiliki idealisme, berpijak pada moralitas dan berdisiplin diri yang tinggi.

* Menemukan kembali makna kodrati keberadaan sebagai manusia dan semangat bersyukur atas berkah hidup.

* Memberi kontribusi terhadap penyelesaian perdebatan dan konflik dalam masyarakat sehingga perdamaian

7 perasaan ,6 keinginan, 3 hati, 4 wujud, 10 kejahatan berat, 8 kesesatan, 8 jalan kebenaran

7 ikatan perasaan
喜 xi   senang
怒 nu  marah
哀 ai   sedih
樂 le   gembira
愛 ai   cinta
惡 e    benci
慾 yu  nafsu

6 keinginan ( nafsu )
见欲 ~ melihat
听欲 ~ mendengar
香欲 ~ mencium bau
味欲 ~ mencicipi rasa
触欲 ~ sentuhan
意欲 ~ pikiran

3 hati
~ hati dulu
~ hati sekarang
~ hati yang akan datang

4 wujud
~ terikat pada ke-aku-an ( egois )
~ terikat pada perorangan ( tidak memperhatikan yang lain )
~ terikat pada orang banyak ( suka membanding-bandingkan )
~ terikat pada umur ( mengharapkan umur panjang )

10 Kejahatan terdiri dari :
~ 4 kejahatan mulut ( 妄言berdusta , 恶口memaki, 綺语menyesatkan, 两舌berlidah dua )
~ 3 Racun ( tamak, amarah, kedunguan bathin )
~ 3 kejahatan badan ( membunuh, merampok, berzinah )

8 Kesesatan
~ mata melihat yang tidak baik
~ telinga mendengar yang tidak baik
~ hidung gemar mencium yang harum
~ mulut suka memakan daging
~ hati ada niat sesat
~ niat mengikuti perasaan yang sesat
~ menjalankan hal yang buruk
~ bertindak sembrono

8 Jalan Kebenaran
~ 正见      Pandangan Benar
~ 正思惟  Pikiran Benar
~ 正语      Perkataan Benar
~ 正业      Pekerjaan Benar
~ 正念      Pencaharian  Benar
~ 正命      Kehidupan Benar
~ 正定      Perhatian Benar
~正精进   Kemajuan Benar